Sakit saat Berhubungan Intim Bisa Dirasakan Wanita dan Pria

Sakit saat Berhubungan Intim Bisa Dirasakan Wanita dan Pria yang disebabkan respon tubuh yang menandai adanya gangguan kesehatan pada area vitalitas. Penyebab sakit saat berhubungan intim sangatlah beragam, mulai dari infeksi, penyakit, atau gangguan fisik, dan masalah psikologis. Meski lebih sering terjadi pada wanita, tapi pria juga bisa mengalami sakit saat berhubungan intim.

Sakit saat Berhubungan Intim Bisa Dirasakan Wanita dan Pria

Sakit saat Berhubungan Intim Bisa Dirasakan Wanita dan Pria disebut sebagai Dispareunia. KOndisi ini dapat terjadi sering atau hanya sekali muncul ketika atau setelah berhubungan intim.

Berbagai Macam Penyakit Sakit Saat Berhubungan Intim

Dalam kebanyakan kasus wanita yang mengalami sakit saat berhubungan intim disebabkan karena kurangnya cairan lubrikasi atau pelumas. Kondisi seperti ini umumnya bisa disegah dengan membuat wanita lebih rileks, menggunakan pelumas untuk berhubungan seksual atau memperpanjang waktu foreplay atau pemanasan sebelum berhubungan intim untuk membangkitkan gairah seksual.

Sakit saat berhubuangan intim dapat dirasakan pada vagina atau daerah panggul (pervis). Beberapa penyabab sakit yang terjadi yaitu :

  • Vaginismus : Otot-otot pada sekitar vagina berkontraksi dengan kuat sehingga hubungan intim terasa menyakitkan atau tidak dapat terjadi
  • Alergi atau Iritasi alat kelamin : terjadi karena pemakaian spermisida, kondom berbahan dasar lateks, gesekan terhadap pakaian, bekas garukan ataupun paparan bahan kimia dari produk sampo, sabun, dan sejenisnya.
  • Minimnya gairah seksual : Hal ini dapat disebabkan berbagai hal termasuk faktor usia, stres, permasalah rumah tangga, trauma psikis, atau adanya unsur pemaksaa.
  • Menopause : Perubahan kadar hormon, umumnya mengikuti proses penuaana, yang bisa membuat kondisi vagina kering karena berkurangnya produksi cairan yang berfungsi sebagai pelumas.
  • Infeksi : Umumnya disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS) seperti gonorea atau herpes genital dan klamidia. Nyeri bisa juga disebabkan oleh infeksi lainnya yang dipengaruhi oleh faktor kebersihan dan tidak terpaut hubungan seksual, seperti infeksi bakteri dan jamur.

Rasa sakit yang dirasakan didalam rongga panggul saat berhubungan intim dapat disebabkan oleh kondisi seperti irritable bowel syndrome (IBS), endometriosis, radang panggul, fibroid (tumor jinak) yang tumbuh pada sekitar vagina atau serviks, dan konstipasia tai sembelit.

Para pria juga dapat mengalami sakit saat berhubungan intim, yang bisa dipengaruhi oleh peradangan kelenjar prostat atau prostatitis, gangguan pada buah zakar, infeksi jamur atau infeksi menular seksual seperti herpes dan gonore. Terjadinya reaksi alergi dan iritasi pada alat kelamin, luka apda permukaan penis dan gangguan pada kulup penis yang belum disunat, masalah psikis seperti sres, trauma, dan cemas pun dapat mempengaruhi rasa nyeri pada gaum pria saat berhubungan intim.

Apabila rasa sakit yang terus berkepanjangan dan sering, lebih baik periksa kepada dokter khusus kelamin atau dokter yang pribadi untuk lebih mendapatkan hasil dan juga diagnosis atau penyebab yang akurat. Semoga bermanfaat

 

postedby : ricalinu herbal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *