Memahami Tentang Operasi Selaput Dara dan Alasannya

Pada artikel ini saya akan menjelaskan bagaimana cara Memahami Tentang Operasi Selaput Dara dan Alasannya yang harus anda ketahui serta risiko yang akan terjadi.

Pasti anda pernah mendengar orang menyebutkan operasi selaput dara. Rupanya sebagian wanita melakukan operasi selaput darah untuk mengembalikan keutuhan selaput dara mereka yang telah robek atau putus. Hal ini disebabkan karena banyak orang yang masih memandang bahwa arti keperawanan adalah utuhnya selaput dara. Sehingga diyakini jika selaput dara seorang wanita tidak utuh lagi, hal itu berarti wanita tersebut sudah melakukan hubungan seksual.

Memahami Tentang Operasi Selaput Dara dan Alasannya

Selaput dara merupakan selaput tipis yang ditemukan pada ujung bawah vagina dan bentuk selaput ini pada setiap wanita mungkin saja berbeda-beda, namun yang paling umum adalah selaput dara dengan bentuk bulan sabit.

Selaput Dara Tidak Sama dengan Keperawanan

Ketika seorang wanita mulai melakukan hubungan seksual, ujung penis yang dimiliki pria pasti menerobos selaput dara. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya pendarahan ringan. Sehingga, seorang wanita yang baru pertama kali melakukan hubungan seksual mungkin mengeluarkan darah, hal itu disebabkan oleh selaput dara yang telah robek.

Pada sebagian orang yang masih menjunjung tinggi nilai keperawanan, akan merasa malu jika saat melakukan hubungan seksual pertama kali setelah menikah dan tidak mengeluarkan darah. Wanita yang tidak mengeluarkan darah saat malam pertama juga sering dianggap wanita tidak suci, yang berarti sudah melakukan hubungan seksuyal sebeleum menikah, sehingga ada sebagian wanita yang melakukan operasi selaput dara untuk mengembalikan keperawanannya karena takut pasangannya akan mempertanyakan hal tersebut.

Padahal, kehadiran selaput dara tidak menunjukan arti keperawanan. Bahkan, beberapa wanita lahit tanpa selaput dara. Selaput dara bisa meregang atau robek yang disebabkan beberapa hal selain hubungan seksual. Seperti : penyisipan atau penggunakan tampon, kegiatan olahraga, atau prosedur medis.

Kontoversi Operasi Selaput Dara

Para ginekolog atau dokter spesialis kandungan kerap menentang perihal rekontruksi atau operasi selaput dara tersebut. Karena operasi ini merupakan operasi yang bersifat kosmetik dan tidak memiliki tujuan kesehatan sama sekali. Selain itu, operasi ini sering dianggap sama saja dengan menipu, atau merupakan hal yang mendiskriminasikan wanita terkait keperawanan.

Kopi Kuat Penambah Stamina Pria Dewasa

Operasi selaput dara ini mulanya ditunjukan untuk para wanita yang kehilangan keperawanan karena menjadi korban pemerkosaan, bukan diperuntukkan pada wanita yang pernah melakukan hubungan seksual dan sengaja menjalani operasi selaput dara untuk mengelabui pasangannya.

Prosedur Operasi Selaput Dara

Operasi selaput dara dilakukan dengan menjahit kembali sisa-sisa selaput dara yang telah robek atau rusak. Sebelum melakukan operasi, dokter akan memberikan anestesi lokal kepada pasiennya. Biasanya, dokter akan menjahit lapisan dalam dan lapisan luar dariĀ  selaput dara sedemikian rupa sehingga dibuat mirip seperti selaput dara semula. Setelah dioperasi, selaput dara akan dibersihkan dengan air hangan dan pada garis jahitan akan diberikan salep antibiotik. Umumnya, operasi selaput dara tidak banyak menimbulkan rasa sakit. Namun jika pasien merasa sakit, maka akan diberikan obat penghilang rasa sakit. Antibiotik oral seperti Metronidazole dan Ofloxacin dapat diberikan selama lima hari setelah operasi.

Seperti prosedur operasi yang lain, perlu diketahui bahwa operasi selaput dara juga berisiko. Risiko yang dapat timbul meliputi pendarahan, infeksi, nyeri kronik, munculnya bekas luka, hingga gangguan saraf di daerah operasi. Diskusikan risiko jangka pendek mupun jangka panjang ini dengan dokter sebelum anda memutuskan untuk melakukan operasi.

Jika anda adalah wanita yang belum menikah dan mengetahui bahwa selaput anda telah robek atau pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah, maka ada baiknya untuk berbicara jujur dengan pasangan. Hal itu dapat dikomunikasikan dengannya tanpa menyebabkan adanya percekcokan antara anda dan pasangan. Namun, jika anda mengalami keadaan seperti selaput dara inperforata dan mengharuskan untuk melakukan operasi selaput dara, segera konsultasikan kepada dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang sesua. Semoga bermanfaat

repostedby : kopijrenk.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *