Cara Meminimalkan Risiko Seks Anal

Cara Meminimalkan Risiko Seks Anal yang dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh dan juga dapat menimbulkan risiko penyakit menular seksual yang berbahaya dan lebih parahnya lagi dapat mengancam jiwa.

Cara Meminimalkan Risiko Seks Anal

Seks Anal merupakan aktivitas seksual di area anal atau anus (bokong) yang umumnya meliputi penetrasi penis ke lubang anus. Penetrasi jari, mainan seks seperti vibrator, ataupun seks oral yang dilakukan dengan cara menstimulasi anus menggunakan mulut atau lidah.

Banyak sekali orang yang melakukan seks anal hanya untuk meningkatkan kepuasan seksual atau menghindari kehamilan. Untuk beberapa orang, kegiatan ini merupakan aktivitas yang memuaskan, akan tetapi dibalik ini semua terdapat risiko yang dapat mengacanmkan kesehatan dan sangat perlu untuk diwaspadai.

Lalu bagaimana Cara Meminimalkan Risiko Seks Anal yang terlanjur kalian lakukan ?

Cara yang paling efektif untuk menghindari risiko dari seks anal adalah dengan tidak melakukan kegiatan seks ini lagi. Akan tetapi, jika ingin tetap melakukannya, dibawah ini ada beberapa cara yang dapat anda lakukan, yaitu :

  1. Menggunakan kondom untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual
  2. Gunakan pelumas berbahan dasar air yang banak tersedia di apotek atau supermarket. Jangan menggunakan pelumas bebahan dasar minyak seperti losion atau pelembab karena dapat menyebabkan kebocoran pada kondom lateks
  3. Untuk mengindari infeksi saluran kencing karena perpindahan bakteri dari anus ke vagina, ganti kondom setelah melakukan seks, sebelum melakukan penetrasi vagina atau sebaliknya
  4. Senam kegel dapat berperan membantu memperbaiki cincin otot anus yang melemak akibat dari seks anal
  5. Pastikan isis usus kosong sebelum melakukan seks anal. Hal ini untuk memastikan bahwa pasangan tidak bersentuhan dengan kotoran, agar risiko infeksi dapat tercegah
  6. Untuk mengurangi risiko rusaknya jaringan, buatlah tubuh menjadi rileks sebelum melakukan seks anal. Hal ini dapat dilakukan seperti mandi dengan air hangat
  7. Hentikan jika seks anal terasa menyakitkan

Hal yang paling penting, segera periksakan diri ke dokteri jika terjadi pendarahan, luka, keluar cairan, nyeri atau timbul benjolan pada anus. Karena mengingat banyaknya dan tingginya risiko seks anal. Alangkah baiknya untuk mempertimbangkan kembali risiko dan bahaya kesehatan sebelum melakukan aktivitas seksual ini.

Respostedby : kopijrenk.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *